Safari Ramadan Malam ke-9, Wali Kota Paparkan Program Bersih-Bersih Masjid

PPID SETDA, Bontang – Memasuki malam ke-9 Ramadan 1446 H, Pemerintah Kota Bontang kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan.

Kali ini, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaerni, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Aji Erlynawati beserta rombongan mengunjungi Masjid Al Munawwaroh yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api, pada Sabtu (8/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan visi dan misinya, terutama terkait program 100 hari pasca pelantikannya. Salah satu program unggulannya adalah “Bersih-Bersih Masjid”, yang berfokus pada pemakmuran serta pembersihan rumah ibadah.

“Untuk Masjid Al Munawwaroh, pemberian bantuan sebesar Rp200 juta agar dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kemakmuran masjid, program 100 hari dari visi misi Neni-Agus Haris ada 17 dari 182 program dan salah satunya adalah memakmurkan masjid, membersihkan rumah ibadah,” ujar Neni dalam sambutannya.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan tidak hanya dari segi fisik rumah ibadah, tetapi juga dari sisi administrasi dan manajemen keuangan masjid.

Foto: Rizky JA/Prokompim

“Rumah ibadah harus bersih, baik secara fisik maupun administrasi. Banyak infak yang masuk dan harus dikelola dengan transparan. Kebersihan adalah sebagian dari iman, tapi sering kali praktiknya lebih sulit dibanding sekadar teori,” lanjutnya.

“Kalau kita ke Singapura, lingkungannya bersih. Begitu juga di Korea, semua tertata dengan baik. Mereka mengamalkan teori kebersihan yang sejalan dengan ajaran Islam. Kota bersih, sungai bersih, laut bersih, bahkan sampah plastik pun tidak terlihat,” tambahnya.

Selain program kebersihan masjid, Neni juga menegaskan komitmen pemerintah dalam sektor pendidikan.

“Kita akan memberikan baju, sepatu, tas gratis, buku, tidak hanya kelas 1, tapi kelas 1 sampai kelas 6, kelas 1 sampai kelas 3, kita sudah minta sama Bu sekda untuk pergeseran anggarannya, karena sekarang hanya dianggaran hanya kelas 1, Saya bilang, enggak, semuanya, dan kita akan memberdayakan penjahit lokal supaya bajunya tidak besar dan kekecilan. Ini komitmen saya dan komitmen kita semua,” pungkasnya. ***